Minggu, 30 November 2008

kegunaan rumput laut

Mudah larut dan turunkan kolesterol

Minuman segar dengan bahan rumput laut dewasa ini semakin memasyarakat. Ada juga yang memanfaatkan rumput laut sebagai bahan dasar agar-agar dan sayuran, bahkan ada yang memanfaatkan sebagai obat tradisional. Sebagian lagi diproduksi sebagai suplemen untuk kesehatan. Kini dengan mudah produk makanan kesehatan yang berbahan dasar dari rumput laut ini didapatkan. Di Jambi sendiri produk berbahan dasar dari rumput ini bisa ditemukan di apotik-apotik, toko-toko, atau penjualan melalui sistem multi level marketing (MLM). Kemasan yang dibuat juga cukup menarik, sehingga mempunyai daya pikat tersendiri.

Dalam bentuk makanan segar makanan rumput laut ini bisa ditemukan untuk campuran minuman dan makanan. Seperti es campur dan beragam jenis makanan lainnya. Tren penggunaan makanan nutrisi ini jauh meningkat. “Permintaan terus meningkat,” kata Dasrul, salah satu distributor nutrisi rumput laut di Jalan Pattimura kepada Jambi Independent kemarin. Bahkan dia mengaku kewalahan melayani permintaan pembeli.

Lalu apa sebenarnya manfaat rumput laut ini? Menurut dr Kurniadi, dokter di RSUD Raden Mattaher rumput laut, terutama rumput laut cokelat mengandung besi, yodium, dan mineral-mineral lainnya. Selain itu rumput laut Sargassum untuk anti-bakteri, anti-tumor, anti-tekanan darah tinggi, mengatasi gangguan kelenjar, penyakit goiter (gondok), dan stylophora digunakan untuk mengatasi penyakit jantung. “Hasil penelitian rumput laut coklat jenis Sargassum yang potensial untuk bahan makanan dan obat-obatan adalah sargassum polycystum,” jelasnya kepada Jambi Independent kemarin.




Karena mengandung iodium, protein, vitamin C dan mineral seperti Ca, K, Mg, Na, Fe, Cu, Zn, S, P, dan Mn, merupakan obat gondok dan kelenjar lainnya, anti-bakteri, anti-tumor, sumber alginat, tannin, fenol dan auxin, serta zat yang merangsang pertumbuhan dan zat yang dapat mengontrol polusi logam berat. Pemanfaatan rumput laut terus meluas. Selain itu, kata Kurniadi, alginat yang diekstrak dari rumput laut cokelat pemakaiannya dalam industri sangat luas, di antaranya dalam industri makanan, minuman, obat-obatan, kosmetik, kertas, deterjen, dan sebagainya. Dalam industri, Na-alginat digunakan sebagai pembentuk gel (geling agent), pengemulsi dan penstabil emulsi (emulsifying and stabilizing agent), pensuspensi (suspending agent), pengikat (binding agent), penghalus (finishing agent), penegras kain (stiffening agent), pembentuk struktur (sizing agent), dan penjernih (clarifying agent).

Hasil uji farmakologi, Na-alginat merupakan senyawa serat yang mudah larut dalam air, membentuk suatu larutan kental dan tidak bisa dicerna oleh cairan yang disekresi dalam saluran cerna. Saat larut dalam air, serat natrium alginat membentuk kisi-kisi seperti jala yang mampu mengikat kuat banyak molekul air dan menahan zat terlarut air dengan baik. “Serat yang larut dalam air dapat menurunkan kadar kolesterol secara efektif,” jelas dokter lulusan Unand Padang ini. Karena serat akan mengikat asam empedu yang berguna untuk mengemulsikan lemak dan kolesterol yang terdapat dalam sistem saluran cerna, lalu membawanya keluar tubuh bersama dengan tinja sehingga kadar asam empedu dalam tubuh jadi berkurang.

Selanjutnya hati sebagai organ yang memproduksi asam empedu harus mengganti asam empedu yang hilang akibat diikat oleh serat. Untuk membentuk asam empedu, hati memerlukan kolesterol.Kolesterol dalam darah akan disirkulasikan ke hati, lalu di dalam hati kolesterol diurai menjadi asam empedu. Berkat jasa serat, kolesterol dalam darah dapat direduksi. “Ini berdasarkan hasil penelitian ilmuwan, terutama dengan pengujian hewan percobaan tikus,” katanya. Makanya disimpulkan jika rumput laut bermanfaat bagi kehidupan.

2 komentar:

anGguNd_LaVdLy mengatakan...

MANFAATNYA BNYK BANGET YA???

jadi pngin maem....

Taufik_ mengatakan...

enag ik rumput laut...

nyami...