Senin, 01 Desember 2008
hasil olahan rumput laut
contohnya untuk obat,,masakan,,dll...
rumput laut kaya akan manfaat...
rasanya enag..
bertekstur kenyal...
cocok untuk di hidangkan dengan es...
rumput laut juga dapat memperlancar buang air besar...
rumput laut merupakan tumbuhan laut yang dapat ditemukan di tengah laut...
banyak orang yang suka dengan tumbuhan ini...
karena manfaatnya banyak didalam kesehatan....
kandungannya pun sangat berguna....
banyak dari seluruh kalangan yang menikmati rumput laut....
dari anak kecil hingga dewasa....
Minggu, 30 November 2008
jenis rumput laut
Rumput laut adalah salah satu sumberdaya hayati yang terdapat di wilayah pesisir dan laut. Dalam bahasa Inggris, rumput laut diartikan sebagai seaweed. Sumberdaya ini biasanya dapat ditemui di perairan yang berasosiasi dengan keberadaan ekosistem terumbu karang. Rumput laut alam biasanya dapat hidup di atas substrat pasir dan karang mati. Beberapa daerah pantai di bagian selatan Jawa dan pantai barat Sumatera, rumput laut banyak ditemui hidup di atas karang-karang terjal yang melindungi pantai dari deburan ombak. Di pantai selatan Jawa Barat dan Banten misalnya, rumput laut dapat ditemui di sekitar pantai Santolo dan Sayang Heulang di Kabupaten Garut atau di daerah Ujung Kulon Kabupaten Pandeglang. Sementara di daerah pantai barat Sumatera, rumput laut dapat ditemui di pesisir barat Provinsi Lampung sampai pesisir Sumatera Utara dan Nanggroe Aceh Darussalam.
Selain hidup bebas di alam, beberapa jenis rumput laut juga banyak dibudidayakan oleh sebagian masyarakat pesisir Indonesia. Contoh jenis rumput laut yang banyak dibudidayakan diantaranya adalah Euchema cottonii dan Gracelaria sp. Beberapa daerah dan pulau di Indonesia yang masyarakat pesisirnya banyak melakukan usaha budidaya rumput laut ini diantaranya berada di wilayah pesisir Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Provinsi Kepulauan Riau, Pulau Lombok, Sulawesi, Maluku dan Papua.
kandungan rumput laut
Di beberapa negara timur jauh dan kepulauan pasifik rumput laut digunakan sebagai sumber makanan, sejumlah besar penduduk daerah maritim secara langsung ataupun tidak langsung mengkonsumsi atau berhubungan dengan berbagai bentuk produk alga laut, dimana rumput laut ini berguna bagi makanan manusia ataupun untuk hewan, juga obat-obatan, agar kultur, dan sebagai sumber bahan baku berbagai industri (Graft. 1982).
Setiap hari sekitar 168 species alga telah dikomersilkan, di Jepang, China, Taiwan dan Korea, diantaranya : Porphyra (nori), Laminaria (kombu), Undaria (wakane).
Di Jepang industri nori dan porphyra mencapai hasil panen seluas 60.000 ha.
Di negara-negara barat, rumput laut merupakan sumber “phycocoloid” agar, karagenan, dan alginat. USA merupakan industri dan konsumen terbesar dari pikokoloid, tetapi tetap menggunakan bahan baku impor, (Anggadireja dkk, 1996). Oleh karena itu maka kesempatan Indonesia untuk memproduksi secara besar-besaran di perairan Indonesia yang cocok bagi pertumbuhan alge sebagai bahan baku pikokoloid untuk memenuhi kebutuhan negara-negara pengimpor. Bahkan produk jadipun merupakan tantangan bagi Indonesia untuk memproduksinya. Dengan teknologi proses yang sudah dimodifikasi tentu mampu menghasilkan produk bermutu sesuai dengan standar Internasional, tinggal bagaimana cara mempromosikannya ke negera-negara pengguna, sementara kebutuhan lokalpun masih di dominasi oleh produk impor, padahal kita mampu memproduksinya sendiri.
Rumput laut merupakan bagian dari tanaman perairan (alge) yang diklasifikasikan ke dalam 2 kelas yaitu makro alge dan mikro alge. Rumput laut termasuk pada kelas makro alge, yaitu penghasil bahan-bahan hidrokoloid, selain mengandung bahan hidrokoloid sebagai komponen primernya, rumput lautpun mengandung komponen sekunder yang kegunaannya cukup menarik yaitu sebagai obat-obatan dan keperluan lain yang cukup penting seperti kosmetik dan industri lainnya.
Rumput lautpun banyak digunakan sebagai bahan makanan secara langsung karena mempunyai kandungan gizi yang cukup baik sehingga dapat menyehatkan.
Hipotesis : Luas perairan Indonesia cukup potensial bagi budidaya penghasil makro alge, artinya dapat menghasilkan bahan baku atau produk jadi yang cukup besar dengan tantangan produk berstandar Internasional, sehingga impor dapat dikurangi bahkan ekpor dapat ditingkatkan.
§ Agar-agar 1. Terpenoid berhalogen, pada alga merah
§ Karagenan 2. Aktogenin bromine, sebagai anti biotik
§ Alginat 3. Halogen & klorin, pada alga biru
§ Fulcelaran 4. Terpenoid aromatik, pada alga coklat
5. Laminin – dari laminaria angustata, -
sebagai hipotensif
6. Isoprenoid – dari plocanium cartilagine-
um punya efek hiperrefleksia
7. Terpen – dari plocanium costatum,
sebagai insektisida
8. Di terpen alkohol – dari caulerpa Sp =
caulerpol dalam garam asetat
9. Diethyol –A dan Pachydietyol A – dari
Dictyotis Sp.
Potensi Rumput Laut Dalam Industri Obat
| Anti Hipotensi | Anti Bloodcholesterol | Anti Toksik |
| Anti Sedatif | Anti Hiperrefleksia | Anti Bakteri |
| Anti Cholinergic | Anti Imflamatory | Anti Fungal |
| Anti Tumor | Anti Confulsant | Anti Piretik |
| Anti Lifemic | Anti Inotropic | Anti Oksidasi |
Laminaria Japonica, Sargasum fusi forme, Ulva Sp, Porphyra Sp untuk Beri-beri, Cacingan, Gondongan, Batuk, Bronhitis, Asma, Gangguan Kelenjar, Anti Piretik dan Lotin Penyegar.
Kandungan gizi rumput laut : Karbohidrat : 39 - 51 %
Protein : 17,2 - 27,13 %
Lemak : 0,08
Abu : 1,5 %
Mineral : K, Ca, P, Na, Fe, I
Vitamin : A, B1, B2, B6, B12, C (caroten)
Sifat-sifat Karagenan
Karagenan diberi nama berdasarkan persentase kandungan ester sulfatnya : Kappa : 25-30%, Iota : 28-35% dan lambda : 32 –39%. Larut dalam air panas (70oC), air dingin, susu dan larutan gula, sehingga sering digunakan sebagai pengental/penstabil pada berbagai minuman atau makanan. Dapat membentuk gel dengan baik, sehingga banyak digunakan sebagai penggel dan thichemen.
Aplikasi Karagenan
Karagenen dapat diaplikasikan pada berbagai produk sebagai pembentuk gel atau penstabil, pensuspensi, pembentuk tekstur emulsi dll, terutama pada produk-produk jeli, jamu, saus, permen, sirup, puding, dodol, salad dressing, gel ikan, nugget, produk susu, dll, bahkan juga untuk industri kosmetik, tekstil, cat, obat-obatan, pakan ternak dll.
Aplikasi Agar-agar
Agar-agar paling banyak digunakan sebagai hidrokoloid, terutama pada pangan, farmasi dan kosmetik. Bidang mikrobiologi dan bioteknologi lebih banyak menggunakan agar-agar dengan kemurnian yang tinggi, yang hanya dapat dipenuhi oleh produk impor, bahkan media pertumbuhan mikroorganisme dan preparasi kultur jaringanpun, menggunakan agar-agar impor yang sangat banyak, yang merupakan tantangan bagi kita untuk merebutnya.
KESIMPULAN
Dari contoh-contoh tersebut dapat disarikan bahwa betapa besarnya potensi rumput laut di Indonesia untuk dimanfaatkan diberbagai bidang : industri, kesehatan, farmasi, kosmetik, pangan, tekstil dll, baik dari komponen primernya ataupun komponen sekundernya, khususnya yang menggunakan komponen hidrokoloid. Akhirnya bagaimana upaya kita untuk meningkatkan budidaya dan produksinya, sehingga setiap tempat yang berpotensi dapat dimanfaatkan secara optimal. Kita harus yakin bahwa kita mampu memproduksi berbagai produk primer dan sekunder dari rumput laut yang cukup berlimpah di perairan kita sendiri, bahkan dengan mutu yang baik (Internasional) yang mampu menyaingi produk impor. Contoh untuk karagenan dan agar-agar yang diproses dengan baik sesuai standar mutu Internasional tentu akan mampu menutupi kebutuhan lokal yang sampai saat ini 80% masih dipenuhi oleh impor, khususnya agar-agar yang banyak digunakan untuk media pertumbuhan mikroorganisme dilaboratorium mikrobiologi dan biotek yang semuanya produk impor. Sudah saatnya kita memproduksi sendiri dengan mutu yang sama dan dapat bermanfaat unrtuk sekolah-sekolah dan perguruan tinggi yang membutuhkannya. Disamping itu diversifikasi produk dari agar-agar dan caragenan-pun dapat dijadikan produk-produk yang menyehatkan karena berserat tinggi.
kegunaan rumput laut
Dalam bentuk makanan segar makanan rumput laut ini bisa ditemukan untuk campuran minuman dan makanan. Seperti es campur dan beragam jenis makanan lainnya. Tren penggunaan makanan nutrisi ini jauh meningkat. “Permintaan terus meningkat,” kata Dasrul, salah satu distributor nutrisi rumput laut di Jalan Pattimura kepada Jambi Independent kemarin. Bahkan dia mengaku kewalahan melayani permintaan pembeli.
Lalu apa sebenarnya manfaat rumput laut ini? Menurut dr Kurniadi, dokter di RSUD Raden Mattaher rumput laut, terutama rumput laut cokelat mengandung besi, yodium, dan mineral-mineral lainnya. Selain itu rumput laut Sargassum untuk anti-bakteri, anti-tumor, anti-tekanan darah tinggi, mengatasi gangguan kelenjar, penyakit goiter (gondok), dan stylophora digunakan untuk mengatasi penyakit jantung. “Hasil penelitian rumput laut coklat jenis Sargassum yang potensial untuk bahan makanan dan obat-obatan adalah sargassum polycystum,” jelasnya kepada Jambi Independent kemarin.
Hasil uji farmakologi, Na-alginat merupakan senyawa serat yang mudah larut dalam air, membentuk suatu larutan kental dan tidak bisa dicerna oleh cairan yang disekresi dalam saluran cerna. Saat larut dalam air, serat natrium alginat membentuk kisi-kisi seperti jala yang mampu mengikat kuat banyak molekul air dan menahan zat terlarut air dengan baik. “Serat yang larut dalam air dapat menurunkan kadar kolesterol secara efektif,” jelas dokter lulusan Unand Padang ini. Karena serat akan mengikat asam empedu yang berguna untuk mengemulsikan lemak dan kolesterol yang terdapat dalam sistem saluran cerna, lalu membawanya keluar tubuh bersama dengan tinja sehingga kadar asam empedu dalam tubuh jadi berkurang.
Selanjutnya hati sebagai organ yang memproduksi asam empedu harus mengganti asam empedu yang hilang akibat diikat oleh serat. Untuk membentuk asam empedu, hati memerlukan kolesterol.Kolesterol dalam darah akan disirkulasikan ke hati, lalu di dalam hati kolesterol diurai menjadi asam empedu. Berkat jasa serat, kolesterol dalam darah dapat direduksi. “Ini berdasarkan hasil penelitian ilmuwan, terutama dengan pengujian hewan percobaan tikus,” katanya. Makanya disimpulkan jika rumput laut bermanfaat bagi kehidupan.
manfaat rumput laut
Menggali Manfaat Rumput Laut
BAGAI onggokan serat kusut berwarna hijau kehitaman dan berlendir, wujud rumput laut ketika habis dipanen mungkin tampak menjijikkan. Namun, tumbuhan berderajat rendah ini sesungguhnya merupakan "tambang emas".
DARI sumber hayati laut yang tidak menarik itu, bila diproses lebih lanjut dapat menghasilkan lebih dari 500 jenis produk komersial, mulai dari agar-agar dan puding yang jadi makanan kegemaran anak-anak, obat-obatan, kosmetik, sarana kebersihan seperti pasta gigi dan sampo, kertas, tekstil, hingga pelumas pada pengeboran sumur minyak.
Meski telah menghasilkan beragam manfaat, penggalian manfaat rumput laut hingga kini terus dilakukan di berbagai negara, sejalan dengan menguatnya gerakan kembali ke alam. Penggunaan unsur-unsur bioaktif rumput laut ini memang lebih banyak ditujukan untuk mengganti penggunaan bahan baku kimia sintetis yang membahayakan manusia dan lingkungan hidup.
Pemanfaatan rumput laut di Indonesia sendiri sebenarnya telah dimulai sejak tahun 1920. Tercatat ada 22 jenis rumput laut digunakan secara tradisional sebagai makanan, baik dibuat sayuran maupun sebagai penganan dan obat-obatan.
Sampai tahun 1990-an, penelitian telah berhasil mengembangkan pemanfaatan 61 jenis dari 27 marga rumput laut. Namun, penggunaannya selama itu masih terbatas untuk makanan dan obat. Belum ada upaya pengembangan lebih lanjut pada produk lain yang punya nilai ekonomis lebih tinggi.
